SARANG BURUNG RUSAK JALAN DESA TEPIAN BATANG

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

SARANG BURUNG RUSAK JALAN DESA TEPIAN BATANG

Post  Admin on Fri Feb 11, 2011 12:08 am

Bangunan budidaya sarang burung di Desa Tepian Batang Kecamatan Tanah Grogot menurut Kepala Desa Tepian Batang H Gedul mencapai tak kurang dari 18 unit. Kebanyakan berlantai lebih dari empat, sehingga membutuhkan banyak bahan bangunan.
Sementara, jalan yang digunakan oleh angkutan tersebut belum pernah diperbaiki sejak dibangun tahun 1998, ditambah ketika musim hujan, permukaan jalan semakin rusak. Merasa terganggu, warga Desa Tepian Batang pun menyampaikan keluhan, dan melakukan aksi memortal jalan.
"Itu sudah terjadi sekitar dua minggu lalu, warga mengeluh jalan bertambah rusak, saya pun berusaha menyampaikan masalah ini kepada pihak pengusaha. Tidak ada tanggapan, warga pun memortal jalan, terus digelar pertemuan, dan portal pun dibuka setelah para pengusaha sarang burung bersedia membelikan pasir atau batu untuk menutup jalan yang berlubang," kata Gedul.
Menurutnya, yang diportal adalah jalan yang dibangun melalui AMD, jalan yang menghubungkan Tepian Batang dengan Desa Damit. "Jalan itu berstatus jalan kabupaten, dibangun pada tahun 1998, belum pernah diperbaiki sampai sekarang. Dulu memang sepi, sekarang ramai, terutama untuk budidaya sarang burung," terangnya.
Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (KPMPPT) Kabupaten Paser Kairul Saleh mengatakan, tidak semua bangunan budidaya sarang burung di Desa Tepian Batang dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
"Untuk di Tepian Batang, sebagian ada yang mengurus, sebagian lagi tidak. Yang jelas, di luar empat kawasan. Seperti, Tanah Grogot, Jone, Rantau Panjang dan Padang Pangrapat, bisa kita berikan IMB budidaya sarang burung," kata Kairul.
Sesuai Peraturan Daerah (Perda) 13/1999, setiap mendirikan bangunan harus dilengkapi IMB, di dalam IMB ada retribusi yang harus dibayarkan dengan nilai bervariasi, tergantung beberapa variabel. Seperti diantaranya, volume, fungsi, jenis bangunan, dan semakin besar yang dibangun semakin mahal biaya retribusi yang dibayarkan.


SUMBER : TRIBUN KALTIM

Admin
Admin

Jumlah posting : 293
Registration date : 21.10.07

Lihat profil user http://brtv.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik